Waktu adalah sumber daya yang paling langka di dunia ini, ia tak dapat diperlambat ataupun dipercepat, ia berjalan dengan frekuensi yang sama dari dulu, sekarang, dan nanti. Setelah waktu terlewat pun ia tak akan mungkin kembali.

Oleh karena itu manajemen waktu bukan berarti waktu itu sendiri kita atur, akan tetapi kita mengatur kita sendiri dalam mengoptimalkan waktu itu. Di mana seringkali kita lihat, dan terkadang kita pun mengalaminya di mana ada kesempatan yang tak akan pernah terulang kembali. Biarpun terulang maka momentumnya pun akan selalu kurang menguntungkan.

Kesempatan sejatinya hanya menjadi sebuah kesia-siaan belaka ketika kita tidak mempersiapkan diri untuk menebus harga dari sebuah kesempatan. Seperti halnya, untuk berkesempatan sukses, kita musti bekerja keras dan cerdas dalam setiap waktunya.

Untuk meraih kualitas yang sempurna, ia perlu waktu yang relatif lama untuk berproses. Dan tentunya bagi orang-orang yang memahami akan setiap proses demi proses dalam pencapaian pada sesuatu, maka lamanya waktu tak akan terasa, namun justru dalam proses perjalanan waktu itu memiliki kenikmatan tersendiri.

Bagi yang menempuh jalan pintas dengan berbagai cara, itupun bisa saja, akan tetapi tujuan hidup yang sesungguhnya bukan dinilai dari sampai di mana, tapi juga dari mana dan dengan bagaimana? Seperti halnya mekanisme alam pun bekerja sedemikian rupa dan dalam aturan yang memang sudah sempurna dari Tuhan Yang Maha Pencipta. Jikalaupun ternyata ada yang menempuh jalan pintas, maka konskwensi panjang sebagai terusan penyesalan tak akan ada gunanya nanti.

Dalam setiap target tentu dibutuhkan langkah tepat dan konsisten dalam melakukan step by step tangga menuju pencapaian target, apapun itu, proses tak akan dapat diremehkan begitu saja. Dan yang terpenting niat baik yang dibarengi dengan usaha-usaha yang baik, niscaya berhasil ataupun tidaknya usaha itu pasti juga akan bernilai kebaikan. Dan selanjutnya seluruh kegagalan bukan untuk mempersilahkan keputusasaan mendera kita, akan tetapi justru akan memperkuat jembatan-jembatan menuju sukses berikutnya.

Maka dari itu, manajemen waktu yang baik adalah melakukan sesuatu tepat pada waktunya, tidak menunda-nunda, serta bekerja ataupun melakukan sesuatu itu harus dengan skala prioritas, dengan begitu, insya Allah penyesalan tak akan terjadi di kemudian hari.

Oleh karena itu, marilah kita melakukan sesuatu dengan ilmu, berjuang dengan tujuan untuk hidup tenang bukan semata untuk senang. Dan prioritas hidup adalah berguna bagi sesama dari waktu ke waktu, dan selanjutnya Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang pun akan memperhatikan diri kita…

0 komentar:

Post a Comment