Kisah Bos Sritex Group Menjadi Muallaf Setelah Diajar Shalat Dalam Mimpi
Muhammad Lukminto (foto:tempo.co)
Lukminto (Ie Djie Shien) merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Indonesia dan juga keturunan tiongkok yang merupakan pendiri dari pabrik tekstil Sritex. Perusahaan tekstil yang ia bangun sudah mendapatkan sertifikat dari organisasi pakta pertahanan Atlantik Utara itu. Sehingga pesanan dari negara lain pun berdatangan.

Awal mula mengenal Islam

Sebagian besar karyawan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) adalah muslim. Dari situlah Lukminto mulai mengenal islam. Dalam buku yang disusun oleh Abdul Baqier Zein yang menceritakan kisah Muallaf tersebut, lukminto mengatakan “Sering saya saksikan, di sela-sela waktu istirahat makan siang, mereka tak lupa menunaikan sembahyang (belakangan saya tahu itu disebut shalat).

Beliau terus mengamati karyawannya yang melakukan shalat dan ia merasa heran karena setelah karyawannya shalat, ia merasa seakan terpancar dari jiwa mereka yang tenang. Sehingga Lukmanto iseng bertanya kepada salah seorang karyawan, “mengapa mereka begitu disiplin melaksanakan shalat.” Dan jawaban mereka adalah “Kami shalat sernata-mata untuk mencari keridhaan Allah, sebab hidup di dunia hanya sementara. Ada kehidupan yang kekal di akhirat kelak, yang harus kami persiapkan sebelum mati,”. Jawaban inipun membuat Lukmanto terkejut. Ia bahkan tidak pernah berpikir tentang mati, kehidupan yang kekal dan dan semua perbuatan manusia akan diperhitungkan sesuai baik-buruknya. Dan jika ia mengingatnya ia merasa bulu kuduknya berdiri.

Hingga saat itu Muhammad Lukminto jadi pendiam, suka merenung dan berpikir tentang dirinya sendiri. Ia juga mulai mengikuti siaran Mimbar Agama Islam di televisi. Pada 10 Januari 1994 yang bertepatan malam 27 Rajab (Isra Mikraj). Muhammad Lukminto dalam tidurnya ia bermimpi diberikan sajadah oleh teman karibnya, lalu disuruh melaksanakan shalat. Dalam mimpinya tersebut Lukminto yang tidak bisa shalat diajarkan shalat oleh sahabatnya, namun ia pun terjaga pada saat sedang belajar shalat. Sejak saat itu, Muhammad Lukminto jadi gelisah. Istrinya pun sempat bingung melihat dirinya. Namun ia tidak menceritakan mimpinya itu hanya menjadi rahasia pribadi.




Mempelajari agama Islam

Lukmanto memiliki seorang tukang pijat pribadi bernama Pak Edi yang merupakan seorang muslim taat. Ia pun menceritakannya kepada Pak Edi. Spontan Pak Edi berkata ‘Subhanallah, insya Allah tak lama lagi bapak akan masuk Islam,’ katanya mantap. ‘Benarkah?’ tanya Lukmanto. ‘Insya Allah,’ jawab Pak Edi.” Sejak itu, Lukmanto mulai diajar untuk melaksanakan shalat oleh Pak Edi, berkhitan dan ikut melaksanakan ibadah puasa dan mengeluarkan zakat (mal).

Setelah mantap dalam keislamannya pada tanggal 11 Maret 1994 bertepatan dengan peringatan Supersemar, Muhammad Lukminto mengumumkan keislamannya dan mengucapkan syahadat di hadapan umat Islam dan karyawan PT Sritex dengan bimbingan pimpinan Pondok Pesantren al-Mukmin, Ngruki, Ustadz H. Moh. Amir, S.H.

Wafat

Bos Sritex Group H. Muhammad Lukminto menutup usianya di Singapura Rabu (5/2/2014).

sumber referensi:
https://www.islampos.com/mengetahui-kembali-lukminto-jadi-muallaf-setelah-mimpi-lakukan-shalat-143862 diakses tanggal 29 mei 2015
http://id.wikipedia.org/wiki/Lukminto diakses tanggal 29 mei 2015

0 komentar:

Post a Comment