Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali ada-ada saja hal yang membuat kita marah, mulai dari di lingkungan sekolah, keluarga, bahkan dalam hidup bermasyarakat.

Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), marah sama dengan berang, gusar : sangat tidak senang karena diperlakukan tidak sepantasnya, tida senonoh, dan sebagainya.

Dan kata galak untuk binatang/hewan artinya sama dengan ganas ataupun garang yang diartikan buas dan suka melawan (menyerang, menggigit, menanduk, dan sebagainya). Kata galak yang ditujukan untuk manusia berarti suka marah, mencaci maki, menghina, mencela, dan sebagainya.

Sedangkan tegas berarti nyata, tentu, pasti, jelas dan terang benar (tidak ragu-ragu, tidak samar-samar).

Dari definisi ketiga kata di atas yakni, marah, galak, dan tegas, tentu saja berbeda bukan antara orang yang cenderung marah dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) sifat karakter yakni galak dan tegas.

Oleh karena itu, kemarahan yang timbul bukan dengan dasar alasan yang benar, maka itu tidak baik pada akhirnya bahkan akan dapat menyebabkan perasaan sakit hati dan juga dendam bagi orang yang dimarah tanpa alasan yang jelas.

Berbeda halnya dengan marah yang timbul akibat adanya kesalahan yang nyata, serta sudah terbukti kebenarannya, serta disampaikan dengan bahasa yang tidak terlalu berlebihan serta dengan dasar serta bukti nyata tentu itu malah baik nantinya karena kesadaran untuk memperbaiki kesalahan bagi orang yang dimarah tersebut.

Dalam lingkungan sekolah pun demikian, di mana ketegasan dari seorang guru di sekolah ataupun orang tua di rumah akan sangat berpengaruh pada karakter anak nantinya. 

Dan alangkah lebih baiknya jika ketegasan itu disampaikan tetap dengan kalimat serta nada yang lembut serta penuh kasih sayang, agar seorang anak akan dapat menerima semua keputusan dari guru ataupun orang tuanya dengan tanpa tekanan dan keterpaksaan, dan diharapkan akan dapat membangkitkan kesadaran dari anak tersebut untuk memperbaiki diri sesegera mungkin.

Ketegasan diperlukan bagi setiap individu terlebih bagi seorang pemimpin, karena tanpa ketegasan, maka aturan-aturan yang berlaku akan cenderung menjadi formalitas belaka. Dan yang terpenting tegas itu cenderung berdasarkan pada pemikiran yang dilandasi perasaan kasih dan sayang, seperti halnya diberikan hukuman yang setimpal bagi siapapun yang memang bersalah.

Demikian tulisan singkat mengenai perbedaan marah, galak, dan tegas dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat dan terimakasih…

0 komentar:

Post a Comment