kurikulum.info -  Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menandatangani memorandum saling pengertian dengan Menteri Pendidikan dan Komunikasi Finlandia Krista Kiuru. Penandatanganan yang berlangsung Kamis (19/03), di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan kerja sama kedua negara dalam pengembangan kinerja sistem pendidikan pada tingkat dasar dan menengah.

Dalam memorandum tersebut terdapat enam sub-area yang menjadi fokus kerja sama. Pertama, pertukaran informasi dan publikasi ilmiah serta tenaga ahli di bidang pendidikan dan pengasuhan usia dini, taman kanak-kanak, dasar, menengah, pendidikan kejuruan dan teknik. Kedua, pengembangan kurikulum dan kualifikasi. Ketiga, pengkajian. Keempat, pembelajaran dan pengajaran, termasuk pendidikan guru dan pengembangan professional. Kelima, manajemen sekolah dan kepemimpinan serta peningkatan mobilitas termasuk guru, staf administrasi dan murid. Dan yang keenam, isu pendidikan lainnya yang dapat disepakati secara langsung oleh mitra dari kedua belah negara.

Menteri Anies mengatakan, kerja sama kedua negara ini diharapkan dapat menaungi kerja sama antara Indonesia dan Finlandia. “Banyak bidang yang bisa dilakukan dalam kerja sama ini,” katanya usai melakukan penandatanganan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Komunikasi Finlandia Krista Kiuru mengatakan, pendatanganan memorandum saling pengertian ini merupakan momentum yang sangat penting dalam sejarah kerja sama kedua negara. Dengan kerja sama ini Indonesia dan Finlandia dapat lebih kuat dalam membangun masa depan. “Ini kunci utama bahwa kita memiliki kapasitas orang-orang yang sangat kompeten untuk membuat sesuatu yg baru,” tuturnya.

Sebelum melakukan penandatangan, kedua menteri terlebih dahulu berbincang hangat tentang kondisi kedua negara. Dan dengan ditandatanganinya memorandum ini memperkuat jalinan kerja sama dan diplomasi yang telah dijalankan oleh Indonesia dan Finlandia selama 60 tahun. (Aline Rogeleonick)

0 komentar:

Post a Comment