Jakarta, Kemendikbud --- Pencetakan naskah ujian nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sesuai data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sampai hari ini, Jumat (13/03/2015) pukul 14.00 WIB telah mencapai 80,7 persen. Jumlah naskah yang telah tercetak berjumlah 8,8 juta naskah, dari 10,9 juta naskah UN SMA yang akan dicetak.
 
Proses pencetakan naskah, sebanyak 26 provinsi telah mencapai 100 persen. Namun masih terdapat daerah-daerah yang belum mencapai 100 persen. Daerah tersebut adalah Provinsi Riau telah mencapai 99,8 persen, Provinsi Sumatera Utara mencapai 99,3 persen, dan Provinsi Sumatera Barat proses pencetakan telah mencapai 97,3 persen.
 
Meskipun beberapa provinsi tersebut proses pencetakan naskah UN berjalan dengan lancar, masih terdapat lima provinsi yang masih di bawah 50 persen. Provinsi tersebut adalah Provinsi Jambi telah mencapai 41,9 persen. Terdapat juga tiga provinsi masih 0 persen, provinsi tersebut adalah Provinsi Lampung, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan  Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta juga baru mencapai 1,1 persen.
 
Mengapa lima provinsi tersebut masih dibawah 50 persen, bahkan masih 0 persen? Pada lima provinsi tersebut pihak percetakan masih terus dalam proses pencetakan, namun masih belum penyelesaian (Finishing), sehingga belum dapat terlaporkan ataupun belum dilakukannya pembaharuan perkembangan data di aplikasi monitoring atau pemantauan.
 
Pada proses pencetakan naskah UN jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini sudah mencapai 58,7 persen. Sedangkan Naskah UN jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru akan diserahkan ke pihak percetakan pada tanggal 15 Maret 2015. Namun berbeda dengan pencetakan di Provinsi Maluku. Provinsi tersebut pada jenjang SMP proses pencetakan naskah UN dilakukan lebih awal dan sudah mencapai 99,9 persen, karena disesuaikan dengan jadwal armada kapal penyeberangan. (Seno Hartono)    

0 komentar:

Post a Comment