Konsep Pecahan Desimal. Pecahan desimal adalah pecahan yang mempunyai penyebut khusus yaitu sepuluh, seratus, seribu dan seterusnya. Untuk mempelajari  konsep pecahan desimal, dapat dimulai dengan konsep pecahan persepuluhan dan dilanjutkan dengan pecahan perseratusan. Untuk pecahan perseribuan caranya analog dengan yang lain. Pemahaman tentang konsep penulisan pecahan desimal sangat penting bagi peserta didik dalam mempelajari materi pecahan desimal ini. Untuk memberikan pemahaman tentang pecahan desimal dapat dilakukan dengan cara seperti di bawah ini.

a. Mengenalkan konsep persepuluhan
Angka yang kita gunakan dalam penulisan ada 10 yaitu 0, 1, 2, …, 9. Karena 1/10 kurang dari 1 maka satuannya adalah 0 dan ditulis 0. Sedangkan angka yang berikutnya disepakati (di Indonesia) dipisahkan dengan tanda koma (,) yang menunjukkan persepuluhan. Dalam hal ini pecahan yang dimaksud bukan pecahan campuran. Cara menuliskan pecahan desimal persepuluhan dapat diurutkan dengan alternatif sebagai berikut ini.
Kesimpulan : bila persepuluhan maka dibelakang koma ada 1 angka.
b. Mengenalkan konsep perseratusan
Untuk mengenalkan konsep perseratusan angka yang kita gunakan dimulai dari 10/100. Perhatikan contoh di bawah ini.
Kesimpulan : bila penyebut perseratusan maka dibelakang koma ada 2 angka.
Selanjutnya adalah bagaimana  menuliskan pecahan perseratusan untuk 1/100. 2/100......9/100. Untuk menuliskan pecahan 1/100 dapat dilakukan dengan cara seperti di bawah ini.
Untuk penyebut perseribuan maka dibelakang koma ada 3 angka. Dengan pemahaman tentang penulisan pecahan desimal diharapkan pemahaman siswa terhadap pecahan desimal lebih menjadi lebih baik, selamat mencoba !

0 komentar:

Post a Comment